Ngga' tau kenapa tiba tiba aku pengen nulis aja, karna lagi galau mungkin. aku ngga tau musti gimana hidupku makin rumit. aku bingung, yang jelas tujuan hidupku adalah menghamba pada Tuhan. aku belum bisa jadi anak perempuan yang bermanfaat, aku ndak punya karya yang bisa di banggakan.
Aku sayang ama bokapku, bokap satu satunya makhluk yang menyayangiku. sebandel apapun aku. Nyokapku udah meninggal sejak aku umur sepuluh tahun. mungkin aku ngga' kayak temen cewek yang lain.
Aku tercipta di dunia ini karna cinta Tuhan, aku diberi kesempatan belajar mengenal Tuhan, mengenal Agama, mengenal Ilmu, mengenal Iman, dsb.
Tanpa cintaNya, tanpa ampunanNya, aku bukan apa-apa. aku diberi kesempatan untuk belajar. ngga' ada sesuatupun yang bisa aku banggakan.
Tuhaann.. makasih telah kau ciptakan aku sedemikian rupa, telah kau ciptakan aku dengan keluarga yang sederhana dan rendah hati, sehingga aku bisa belajar banyak dari hidup ini.
Tuhaaan.. tanpa pertolonganMu. aku bisa apaa ? pliss ya Allah ridhoi langkahku.. aku slalu percaya bahwa masih ada kehidupan setelah kehidupan ini.
jika ditinjau secara Ontologis, mungkin cara berpikirku bisa dikatakan menganut paham Esensialisme (lebih mementingkan ruh) daripada materi. bagiku materi itu ngga abadi, bisa lenyap.
Tuhan itu kalo udah berkehendak tinggal kun faya kun aja.
sebenernya aku menyadari kalo kecerdasan spiritualku tuh ngga' statis. kadang naik kadang turun, tergantung keadaan, kalo lagi naik berarti Tuhan lagi kangen sama aku, sehingga Ia ciptakan kecerdasan itu dalam hatiku.
Saat hidupku mulus ga ada ujian, sebenernya aku kadang kangen sama saat saat cara Tuhan menggenggam hatiku. namun saat itu kadang hatiku rada sombong, ngga inget ama Tuhan.
aahh hidupku terlalu bermazhab Qadariyah. sepertinya pola pikirku musti dirubah. oke mulai besok aku akan slalu melakukan perubahan menjadi hamba yang dicintai Nya, yang diridhoi Nya.
aku akan terusss mencari makna, mencari Ilmu yang bisa membuatNya ridho terhadapku.
aku ngga' tertarik sama pekerjaan yang muluk muluk, realistis aja, aku cuma bisa melakukan apa yang aku tahu dan aku mampu. yang aku tahu tujuan kita diciptakan di dunia adalah untuk menghamba pada Nya. bukankah ada ayat nya ----->
Aku sayang ama bokapku, bokap satu satunya makhluk yang menyayangiku. sebandel apapun aku. Nyokapku udah meninggal sejak aku umur sepuluh tahun. mungkin aku ngga' kayak temen cewek yang lain.
Aku tercipta di dunia ini karna cinta Tuhan, aku diberi kesempatan belajar mengenal Tuhan, mengenal Agama, mengenal Ilmu, mengenal Iman, dsb.
Tanpa cintaNya, tanpa ampunanNya, aku bukan apa-apa. aku diberi kesempatan untuk belajar. ngga' ada sesuatupun yang bisa aku banggakan.
Tuhaann.. makasih telah kau ciptakan aku sedemikian rupa, telah kau ciptakan aku dengan keluarga yang sederhana dan rendah hati, sehingga aku bisa belajar banyak dari hidup ini.
Tuhaaan.. tanpa pertolonganMu. aku bisa apaa ? pliss ya Allah ridhoi langkahku.. aku slalu percaya bahwa masih ada kehidupan setelah kehidupan ini.
jika ditinjau secara Ontologis, mungkin cara berpikirku bisa dikatakan menganut paham Esensialisme (lebih mementingkan ruh) daripada materi. bagiku materi itu ngga abadi, bisa lenyap.
Tuhan itu kalo udah berkehendak tinggal kun faya kun aja.
sebenernya aku menyadari kalo kecerdasan spiritualku tuh ngga' statis. kadang naik kadang turun, tergantung keadaan, kalo lagi naik berarti Tuhan lagi kangen sama aku, sehingga Ia ciptakan kecerdasan itu dalam hatiku.
Saat hidupku mulus ga ada ujian, sebenernya aku kadang kangen sama saat saat cara Tuhan menggenggam hatiku. namun saat itu kadang hatiku rada sombong, ngga inget ama Tuhan.
aahh hidupku terlalu bermazhab Qadariyah. sepertinya pola pikirku musti dirubah. oke mulai besok aku akan slalu melakukan perubahan menjadi hamba yang dicintai Nya, yang diridhoi Nya.
aku akan terusss mencari makna, mencari Ilmu yang bisa membuatNya ridho terhadapku.
aku ngga' tertarik sama pekerjaan yang muluk muluk, realistis aja, aku cuma bisa melakukan apa yang aku tahu dan aku mampu. yang aku tahu tujuan kita diciptakan di dunia adalah untuk menghamba pada Nya. bukankah ada ayat nya ----->
Komentar
Posting Komentar