Langsung ke konten utama

Nggak Ada Orang Yang Kayak Kamu

Semua orang beranjak dewasa dengan kecepatan yang berlainan. Secara umum, cewek beranjak dewasa lebih cepat dibanding cowok. Tapi, tiap cewek juga beranjak dewasa dengan kecepatan sendiri-sendiri, begitu juga yang cowok. Sebagian remaja mencapai kematangan fisik lebih awal, sedangkan yang lainnya membutuhkan waktu yang lebih lama. Sebagai akibatnya kamu mungkin mendapati dirimu setahun atau dua tahun lebih cepat atau lebih lambat dibanding teman sekelas atau temanmu yang lain. Hal ini bisa menimbulkan kegelisahan. Jadi, penting untuk dipahami bahwa setiap orang pasti sampai pada kematangan fisik, tapi dalam waktu yang berlainan.
Kecepatan menjadi dewasa sebagian besar ditentukan oleh gen yang kamu warisi dari keluargamu. Kalo kamu resah dengan kecepatanmu menjadi dewasa, tanya kedua orang tuamu mengenai perpaduan fisik dari keluarga ayah dan ibumu. Mempelajari warisan genetik yang turun kepadamu pasti amat menarik. Anggap hal itu sebagai keajaiban. Tapi, bahkan dalam satu keluarga, antara saudara laki-laki dengan saudara perempuan bisa kelihatan berbeda sekali. Mereka bisa memiliki bentuk tubuh, warna rambut, warna kulit, bentuk wajah, tinggi, dan berat badan yang berbeda.
Dikarenakan semua perubahan ini, jadilah kamu nggak merasa mantap terhadap dirimu sendiri. Kamu mungkin merasa bongsor, kikuk, gendut, kerempeng, atau berbulu. Kamu mungkin beranggapan bahwa seluruh dunia memperhatikan perubahan yang sedang kamu alami. Kamu mungkin merasa malu, seakan sebuah lampu sorot yang besar menyinari semua ketidak sempurnaanmu. Setitik jerawat bisa tampak sebesar bola sepak dan baju yang kurang oke membuatmu ingin menggali lubang dan tersembunyi didalamnya. Kamu mungkin merasa canggung atau malu, dan ini mungkin menyebabkanmu sulit bergaul dengan oranglain.
  • Hubungan
Perubahan fisik yang kamu alami bisa mempengaruhi hubunganmu dengan orang lain. Sebagian remaja ingin menghindari situasi atau orang tertentu karena mereka merasa begitu rendah diri atau malu. Mereka mungkin merasa marah karena tubuh dan penampilan mereka nggak sempurna; bahkan mungkin mereka melihat lebih banyak sifat buruk dibanding sifat yang baik.
Sebenarnya wajar saja kalau kamu merasa bahwa kamu nggak cukup menarik bagi orang lain disebabkan gejala perubahan yang sedang kamu alami. Bila kamu sudah mulai berpikir seperti ini,  kamu mudah banget untuk meyakinkan diri sendiri bahwa nggak ada yang bakal suka sama kamu. Tapi kamu musti sadar, kamu nggak bisa terus-menerus merendahkan dirimu sendiri sambil masih berharap orang lain akan tertarik kepadamu. Bila kamu merasa kecewa terhadap dirimu sendiri, hal tersebut akan tercermin pada tindakan dan perkataanmu. Orang-orang yang sangat suka mencela diri mereka sendiri mengeluarkan tanda-tanda negatif, yang membuat orang lain mudah mengetahui isi hati mereka.
  • Sikap!
Jadi, bagaimana agar kamu merasa mantap dengan dirimu sendiri??, kunci untuk menghadapi semua perubahan yang terjadi dan kesan orang lain adalah sikap. Kalo ente merasa nggak PD dengan penampilanmu, kamu mungkin akan merasa demikian pula dengan segala aspek dalam dirrimu. Kalo kamu bisa menerima penampilanmu, kamu akan merasa mantap juga terhadap dirimu sendiri , kamu mungkin akan merasa demikian pula dengan segala aspek dalam dirimu sendiri dalam bidang-bidang lain.
Meskipun seseorang mudah saja mengatakan "Berpikirlah positif!", tapi untuk melakukan nya nggak selalu mudah. Kadang-kadang kamu akan merasa kecewa terhadap dirimu sendiri atau merasa sedih dengan hidup yang kamu jalani. Emosimu mungkin akan berubah-ubah naik-turun----hari ini gembira, besok bete----dan pada masa remaja ini, mungkin kamu merasakan hal ini lebih sering dibanding sebelumnya. Kadang-kadang masalah akan tampak begitu pelik. Tentusaja ini ngga bener. Tapi kalo kamu belum pernah mengalami hal ini sebelumnya,semuanya tampak seperti masalah hidup atau mati.
Sayangnya, para remaja kadang-kadang diolok-olok karena penampilan fisik mereka. Kalo ada yang mengolok-ngolokmu, yakinkan dirimu sendiri bahwa merekalah yang bermasalah. Mereka kurang sensitif. Cuekin saja kata-kata mereka. Orang-orang yang mengolok-olokmu mendapatkan kepuasan hanya bila kamu bereaksi secara emosional atau merasa sedih .
                        

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NU - Muhammadiyah

Hampir semua sekolah branded berkualitas di Jawatimur milik NU dan hampir semua sekolah branded berkualitas di Jogja milik Muhammadiyah. tapi orang² yang maqomnya sudah 'nganu itu tidak lagi mem-beda²kan NU dan Muhammadiyah atau orang² yang maqomnya sudah nganu itu.. tidak lagi membeda²kan Madrasah diniyah dan Ekskul. (lha wong biasa ngisi kegiatan ekskul pake pelajaran diniyah je.) Bagi sahaya, Jogja itu benar² kota pendidikan, kota yang anak² mudanya trengginas dalam belajar. Jogja adalah manifestasi dari Ta'limul muta'allim. begitu juga Jawatimur, Jawatimur itu orang²nya punya banyak potensi. (potensi untuk dijadikan istri misalnya..*) Beberapa waktu lalu sy masih medioker, merasa bahwa berbekal Nahwu-Sharaf yg sy pelajari, sy pasti bisa menerjemah. nyatanya? Nothing. sy ndak ada apa²nya. waktu itu sy mengikuti tes jadi guru Agama di sekolah Insan Cendekia -milik ICMI- sy ditanya punya hafalan berapa juz, lalu disuruh nerjemah, waktu itu sy disuruh nerjema...

Cah Ayu

Salahsatu ciri orang² Jogja itu suka berbasa-basi. Orang² Jogja biasa memanggil anak gadis dengan sebutan 'cah ayu', meskipun yg disebut 'cah ayu' itu nggak ayu² banget (meskipun yg dipanggil cah ayu itu berdada kurang menonjol dan kurang pandai berpupur gincu). Nampaknya orang² Jogja sudah menanamkan 'pede education' sejak dini. Mereka tidak menganggap yg satu memenuhi kriteria cantik dan yg lain tidak, karena setiap gadis adalah 'cah ayu' bagi mereka. Ayu adalah cantik. Wan ita mana sih yg tidak senang disebut cantik ? wanita manapun pasti senang disebut cantik, bahkan banyak wanita rela merogoh koceknya lebih dalam untuk mendapatkan predikat cantik. lantas, apakah dengan kecantikan kita mampu menaklukkan segalanya ? sepertinya tidak,. meminjam kata² Agus Mulyadi; "Lhawong Dian Sastro yg cantiknya begitu luar biasa saja masih dicampakkan sama Rangga kok, opomaneh kowe mblo..mblo.." hal ini menunjukkan, kecantikan seorang wanit...

Dulu Ku Pernah

dulu ku pernah... jadi buruh, pulang kerja kemaleman dan menangys di depan pintu kosan yang terkoentji, lalu ku lompat pagar sambil menahan luka. Jauh di lubuk hati ku ingin bertanya; "saat perempuanmu terluka, kemana aja kamu mas?", tapi ku pun tak tahu harus bertanya pada siapa dan ku pun tak punya nyali kerana setelah 'ngaca, ku pun tak berhak bertanya-tanya. lalu ku pun menunggu..., menunggu toekang koentji untuk membuka hati. Tapi membuka hati... membuka hati tak semudah membuka anu, kecuali jika kamu keras kepala dan bersedia mengetuknya berkali-kali. dulu ku pernah... merindukan pernikahan sebagaimana yang lain. tapi sekarang... sekarang kuingin jadi sales dandang saja. Dan buat apa..., buat apa ente bangga...buat apa ente bangga karena ente cendekiawan? (-minjem CakNun-) bangga karena ente mentri ? karena ente konglomerat ? dosen, ulama', sastrawan, kiai, dll. dsb. sementara puncak pelajaran dan ujian hidup adalah bagaimana lulus menjadi manu...